Kerukunan yang Menyemangati Kafilah ABAD di MTQ XXXI Baranusa
Baranusa, 18 Mei 2026 – Senyum penuh semangat tampak menghiasi wajah para anggota Kafilah Alor Barat Daya (ABAD) ketika mereka melangkah memasuki arena pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI di Kecamatan Pantar Barat, Baranusa.
Di tengah riuh tepuk tangan dan lantunan ayat suci, kehadiran Kepala Kelurahan Moru di sisi kanan dan Ibu Pendeta di sisi kiri menjadi pemandangan yang begitu menyentuh. Bukan sekadar pendampingan formal, tetapi sebuah simbol nyata bahwa kerukunan umat beragama di Kabupaten Alor hidup dalam keseharian masyarakatnya.
Para peserta kafilah ABAD mengaku merasakan dampak psikologis yang luar biasa. Dukungan lintas iman itu menjadi energi baru, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus motivasi untuk tampil maksimal di panggung MTQ. “Kami merasa tidak berjalan sendiri. Kehadiran mereka membuat hati kami lebih tenang dan kuat,” ungkap salah satu peserta dengan mata berbinar.
Momen ini seakan menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan juga wadah memperkuat persaudaraan. Moto kegiatan, “MTQ sebagai penguat karakter pendukung pembangunan daerah melalui strategi gerbang timur dengan spirit Alor Berkemas”, terasa hidup dalam kebersamaan yang ditunjukkan di Baranusa.
Di balik lantunan ayat suci, tersimpan pesan besar: bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada strategi, tetapi juga pada kerukunan dan kebersamaan. Dan di Baranusa sore itu, semangat itu nyata, menyatu dalam langkah kafilah ABAD yang siap berjuang dengan hati penuh keyakinan._(Rifai)


Tidak ada komentar