Selamat Datang di Website KUA Kecamatan Alor Barat Daya Kabupaten Alor - Kawasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Etika dan Peran Suami-Istri dalam Islam Menuju Pernikahan - KUA ALOR BARAT DAYA

Info Terkini

Etika dan Peran Suami-Istri dalam Islam Menuju Pernikahan


 Moru, 04 Juni 2026 / 18 Zulhijjah 1447 H – Kantor Urusan Agama (KUA) Alor Barat Daya kembali melaksanakan prosesi Bimbingan Perkawinan Pra Nikah (Bimwin) bagi pasangan calon pengantin Saridin Koda, pria asal Desa Dulolong, Kecamatan Alor Barat Laut, dan Sulija Banton, wanita asal Desa Matap, Kecamatan Alor Barat Daya.

Prosesi ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA ABAD, Ustadz Yusli Kiko, S.Pd.I. Dalam bimbingannya, beliau menekankan kepada calon suami agar senantiasa menjadi sosok yang bertanggung jawab kepada istri, baik di dunia maupun di akhirat, dengan tujuan utama pernikahan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Ustadz Yusli mengutip sabda Rasulullah SAW: “Wahai para pemuda, siapa saja yang telah mampu di antara kalian maka hendaklah ia menikah. Sebab nikah itu merupakan hal yang paling bisa menundukkan pandangan dan pemelihara kemaluan. Namun, siapa saja yang belum mampu, maka berpuasalah. Karena puasa adalah sebagai perisainya.” (HR. Muslim).

Beliau melanjutkan bahwa menikah adalah jalan untuk mencari ketenangan dan kesenangan, bukan untuk menimbulkan keributan dan persoalan. Dalam perjalanan rumah tangga pasti akan ada ujian dan masalah, namun jangan lari dari masalah tersebut. “Jangan mengadu masalah kepada makhluk, tetapi adukanlah kepada Allah SWT. Allah telah menyiapkan tempat bagi hamba-Nya untuk mengadu, yaitu masjid, lima kali sehari,” tegasnya.

Di akhir bimbingan, Ustadz Yusli kembali menekankan bahwa ibadah itu harus dipaksakan. Dengan kesungguhan dalam beribadah, insyaAllah Allah akan memberikan keberkahan dalam rumah tangga kedua calon pengantin.

KUA ABAD berkomitmen untuk terus mendampingi pasangan calon pengantin agar siap membangun keluarga yang kokoh dengan landasan iman, demi tercapainya rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah. keluarga ideal dalam Islam yang didasarkan pada cinta, ketenteraman, dan kasih sayang yang diridhai Allah SWT._(Rifai)

Tidak ada komentar